Track List:
01 BUBIBU (Remix Ver.)
02 BUBIBU (Original Ver.)
03 BUBIBU (Remix Ver.) (Inst.)
Download
Jumat, 13 Juli 2012
Selasa, 03 Juli 2012
Berkunjung ke Pasar Tradisional Terbaik di Pulau Jeju
Ya, lapangan golf dan hotel mewah di Pulau
Jeju sangatlah indah, tapi pengunjung yang datang pasti juga ingin
melihat bagaimana masyarakat setempat hidup dan makan. Maka mereka harus
memeriksa kegiatan di pasar tradisional di pulau itu, yang mendapatkan
dukungan besar dari Jeju’s Agency for Traditional Market Administration
yang ditujukan untuk memberikan daya tarik bagi para wisatawan.
Karena iklim laut pulau itu dan adanya perlindungan ketat dari sumber
daya alamnya, barang asli dari Jeju, mulai dari seafood sampai
buah-buahan, memiliki kualitas bagus yang sering tidak dapat ditemukan
di daratan lain di Korea. Dan Anda dapat menemukan itu semua di tiga
pasar utama di Pulau Jeju.1. Seogwipo Maeil Olle Market (서귀포매일올레시장)
Pasar terbaik di pulau itu, Seogwipo Olle, pasar tersebut didirikan pada 1960 dan memiliki lebih dari 200 toko yang menjual segala sesuatu dari ikan yang baru ditangkap sampai pakaian kasual.Pengunjung hampir sebagian besar adalah penduduk setempat pulau dan pasar ini juga cocok untuk dijadikan kunjungan wisata. Tawar-menawar kadang dapat mengundang perdebatan yang cukup seru dengan pedagang lokal, tapi setidaknya mereka akan menambahkan lebih dari apa yang akan Anda bayar.
Dalam upaya untuk membuatnya lebih ramah pengunjung, pemerintah memperkenalkan aliran buatan yang berjalan di tengah jalan, dan juga dibangun atap di seluruh pasar untuk antisipasi saat turun hujan.
Bagian yang terbaik? Pasar terhubung ke Route 6 dari Jeju Olle Course, rute mendaki yang indah yang mencakup wilayah dari pesisir sampai pusat kota. Berjalan-jalan turun ke pasar setelah anda mendaki untuk beberapa makanan ringan lokal yang lezat akan menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Seogwipo Market Must-eat: Kkong-chi (꽁치) Roll

Harga: ₩2.000
Para Kkong-chi gimbap (Makarel roll) dijual di pintu masuk pasar Seogwipo Olle mungkin terlihat agak tidak menyenangkan bagi mereka terbiasa dengan penampilan menarik dari sushi, tetapi makan ini sangat lezat dan sangat direkomendasikan oleh penduduk setempat.
2. Dongmun Market (동문수산시장)
Didirikan pada akhir 1970an, pasar Dongmun adalah pasar ikan terbesar di Jeju.Terletak dekat dengan bandara dan pusat transportasi utama kota Jeju, pasar ini dikenal sebagai jantung perdagangan pulau dan merupakan tempat yang tepat untuk mampir pada menit-menit terakhir pembelian sebelum meninggalkan pulau itu. Sebagian besar makanan laut untuk dijual adalah “Dang-il bari” (당일 바리), atau barang yang telah tertangkap pada hari itu, untuk memastikan kesegaran dalam kualitas dagangan.Dongmun Market Must-eat: Hanchi (한치)

Harga: harga pasar harian
Bagian terbaik dari pasar Ikan Dongmun adalah bahwa pelanggan dapat memilih apa yang ingin mereka makan. Dengan membeli ikan di antara 107 toko di pasar,seseorang dapat membawa ikan ke sebuah restoran (고객 맞춤 음식점) yang sesuai “Keingian Pelanggan” di dekat pasar dan memintanya untuk diiris menjadi potongan ikan segar.
Restoran ini mengenakan biaya ringan dari pelanggan untuk membersihkan dan memasak dari ikan serta menyajikan lauk gratis. Hanchi, juga dikenal sebagai cumi mitra, adalah salah satu menu paling populer pada bulan Juni sampai Oktober.
3. Jeju Minsok Five-day Marketplace (제주민속5일장)
Pasar lima hari dapat ditemukan di hampir setiap kota di
seluruh Korea, dan Jeju tidak terkecuali. Seperti yang lain di seluruh
negeri, Jeju Minsok (yang berarti Cerita Rakyat) pasar lima hari
diselenggarakan setiap lima hari dan merupakan pasar terbesar di pulau
itu.
Membawa setiap item dibayangkan, pasar memiliki luas sekitar
40.000 meter persegi dan merupakan rumah bagi 1.004 toko. Tidak
seperti pasar lain, pasar ini memiliki area yang ditujukan untuk nenek
tua yang berusia lebih dari 65 tahun untuk menjual barang tanpa
dikenakan biaya sewa.
“Para nenek sangat senang berjualan di pasar ini,” kata Hong In-Pyo, Ketua Pedagang Pulau Jeju. ”Anda bisa tahu hanya dengan melihat jumllah “produk rumahan” dalam tumpukan untuk dijual kepada pelanggan mereka.”
“Para nenek sangat senang berjualan di pasar ini,” kata Hong In-Pyo, Ketua Pedagang Pulau Jeju. ”Anda bisa tahu hanya dengan melihat jumllah “produk rumahan” dalam tumpukan untuk dijual kepada pelanggan mereka.”
Harga: ₩10.000 untuk 1 kilo
Jenis jeruk yang hanya tumbuh di Pulau
Jeju, Hwanggeum Hyang (yang dapat diterjemahkan ke salah satu dari
“Aroma Emas” atau ”El Dorado”) yang memiliki rasa manis dan asam, dan
aroma yag tajam.
Jo Kwon (2AM) – I’m Da One
Tracklist:
01. Awesome Girl – feat. 얀키
02. Animal (Radio Edit) – feat. 정호석 of 방탄소년단
03. I’m Da One – feat. Zion.T <타이틀곡>
04. Lipstick
05. Who’s Loving You Now
06. Wingardium Leviosa
07. Something ‘Bout You – feat. 정진운 of 2AM
08. Heaven – feat. 미소 of GLAM
09. Just a Kiss
10. Animal – feat. 정호석 of 방탄소년단
Download
9 Tempat Wisata Favorit di Korea Selatan
Bagi para penggemar drama Korea, Korea Selatan menjadi tujuan
liburan wisata. Berikut ini tempat wisata Korea Selatan yang
direkomendasikan untuk dikunjungi jika kalian ingin melihat secara
langsung lokasi syuting drama korea favorit kalian dan tempat belanja,
serta tempat yang memiliki sejarah di Korea Selatan.
1. Nami Island
Para
pencinta drama korea Winter Sonata, direkomendasikan untuk datang ke
Nami Island. Pulau yang berada di wilayah Chuncheon, Gangwon-do. Jika
tidak ingin kesulitan untuk sampai di pulau tersebut ada kendaraan yang
berupa bus yang bertolak dari Insadong, Seoul, pada pukul setengah
sepuluh pagi dan kembali pukul empat sore. Harga karcis bus tersebut
untuk pulang pergi berkisar 15 ribu Won atau sekitar 120 ribu
rupiah.Untuk masuk ke pulau Nami, Para wisatawan harus membeli karcis
dengan harga 10 ribu Won. Akan tetapi untuk wisatawan mancanegara akan
mendapatkan potongan harga 2 ribu menjadi 8 ribu Won atau berkisar
64ribu rupiah.
Di pulau Nami, Kita bisa menyaksikan secara langsung di mana saja
Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon, dua pemain utama pada drama Winter
Sonata, saling jatuh cinta. Misal pada hutan tempat mereka
berjalan-jalan. Pemandangan di tempat ini memang sungguh romantis.
2. GyeongGi-Do
Daejanggeum
Theme Park berlokasi di kawasan GyeongGi-Do dan menjadi theme park
pertama kali yang didirikan untuk sebuah serial drama. Para fans setia
drama Jewel in the Palace diwajibkan berkunjung ke tempat ini.
Di Daerah tujuan wisata ini, para wisatawan dapat mengambil gambar di
beberapa tempat syuting Jewel in The Palace, mencoba makanan khas
kerajaan dan melihat hiasan-hiasan syuting. Para wisatawan pun bisa
bergaya dengan atribut kerajaan.
Harga karcis masuk tempat ini adalah 5 ribu Won (dewasa). Untuk sampai ke Daejanggeum Theme Park, Anda bisa menggunakan subway line satu dari stasiun Yangju dan berhenti di MBC Yangjoo Culture Valley.
3. Lotte World
Para
fans serial drama Meteor Garden versi Korea yaitu ‘Boys Before Flowers’
(BBF). Pertokoan pusat perbelanjaan dan wisata terbesar di Ibukota
Korea Selatan ini menjadi salah satu tempat syuting serial yang
diperankan oleh Lee Min Ho itu.
Syuting BBF bersetting di Lotte Hotel World. Di sana menjadi lokasi
syuting ketika Ji-Hoo (Kim Hyun-Joong) membuat perayaan selamat datang
untuk sang buah hati, Min Seo-hyeon.
Selain bisa melihat tempat syuting serial favorit, di lokasi ini Anda pun bisa berbelanja. Ada juga central hiburan khas Disneyland pada tempat tersebut. Lokasi ice skating yang berada di Lotte World juga termasuk salah satu tempat syuting serial drama ‘Stairway to Heaven’. Untuk sampai Lotte World, Anda bisa mempergunakan subway line dua dan berhenti di stasiun Jamsil.
4. N Seoul Tower
N
Seoul Tower berlokasi di atas Gunung Namsan, Seoul. Ada 2 serial
ternama yang tempat syutingnya di N Seoul Tower yaitu Boys Before
Flowers dan Princess Hours. Pada menara yang didirikan pada tahun 1969
tersebut, para wisatawan dapat menyaksikan tempat syuting saat Gu
Jun-pyo (Lee Min Ho) menunggu Jan-di. Pada waktu itu Jun-pyo memadu
kasih dengan Jan-di namun akhirnya terperangkap di gondola dalam
perjalanan ke N Seoul Tower.
Namun untuk serial drama Princess Hours, di sini terdapat Teddy Bear
Museum. Museum tersebut menjadi tempat syuting adegan Chae-gyeong
berjalan bersama orang tua sang calon raja Lee Shin.
Jika berkeinginan berkunjung ke Teddy Bear Museum saja, Anda diharuskan membeli karcis 8 ribu Won. Tetapi jika ingin masuk ke N Seoul Tower, harga karcis adalah 14 ribu Won. Untuk sampai di tempat tersebut ada beberapa cara, pertama dengan berkendara menggunakan Seoul City Tour Bus yang beroperasi setiap 30 menit. Kedua dengan menggunakan sub way dari line tiga atau empat dan berhenti di stasiun Chungmuro. Setelah itu Anda dapat keluar menuju no. 2 dan naik menggunakan Namsan Shuttle Bus yang berada di depan Daehan cinema.
Anda juga dapat menggunakan cable car untuk sampai di N Seoul Tower. Untuk menggunakan cable car, Anda dapat naik subway line empat dan berhenti di Myeongdong exit 3. Lalu berjalan ke Hotel Pacific dalam kurun waktu kurang lebih 10 menit untuk sampai ke stasiun cable car.
5. Myeongdong
Myeongdong adalah tempat favorit wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Seoul. Di lokasi ini ada beberapa pusat perbelanjaan mulai dari merk lokal sampai merk internasional seperti H&M, GAP dan Uniqlo. Kios kosmetik Korea yang ternama seperti Etude dan Face Shop juga bisa ditemukan di sini. Beberapa jenis restoran fast food internasional seperti McDonald dan KFC juga bisa anda temukan di Myeongdong.
Di Myeongdong Kita dapat melihat tempat syuting dua serial drama yaitu Princess Hours dan Boys Before Flowers. Untuk Princess Hours, di tempat inilah Lee Shin dan Chae-gyeong berciuman. Untuk Boys Before Flowers, ada sebuah tempat makan yang dijadikan tempat syuting di sini yaitu The Farmer’s Table. Myeongdong dapat dicapai dengan subway line 4 warna biru dan berhenti di Stasiun Myengdong.
6. Dongdaemun Shopping Complex
Lokasi
selanjutnya ini sudah ternama ke seluruh penjuru Asia sebagai central
grosir barang Korea. Tempat ini dapat dengan mudah dicapai dengan
menggunakan subway line 4 warna biru turun dari stasiun Dongdaemun.
Tempat ini adalah kompleks terbesar dengan lebih dari 30.000 pertokoan
dan hebatnya semua buka hampir 24 Jam. Anda tidak perlu merasa takut
karena kita bisa membeli satuan tidak perlu membeli secara grosir.
7. Namdaemun Market
Sebagai
pasar paling besar dan paling tua di Seoul, Namdaemun adalah kombinasi
dari pasar tradisional dan modern. Pedagang asongan di jalan menjual
barang-barang khas Korea sementara di kanan-kiri banyak penjual barang
modern. Yang dijual sangat bervariasi mulai dari barang fashion,
perkakas rumah tangga sampai dengan aksesori.
Namdaemun bertempat dekat dengan Myeongdong, jadi untuk menuju ke
sana Anda bisa naik subway biru line 4 atau subway hijau line 2 dari
stasiun Euljiro.
8. Insadong
Di
lokasi inilah tempat yang pas untuk mencari aksesoris kerajinan khas
Korea, mulai dari Hanbok (baju khas Korea) sampai dengan Hanji (tulisan
tradisional Korea). Di pasar Insadong terdapat keramik, teh hijau ala
Korea dan beberapa jenis produk khas lainnya.
Istana
Changdeok ialah istana Dinasti Joseon di Seoul. Changdeokgung berarti
“Istana Kebajikan Gemilang.Hingga saat ini, Istana ini dikagumi karena
mewarisi beberapa elemen arsitektur jaman 3 Kerajaan yang harmonis
dengan alam sekitar. Metode tersebut tidak ditemukan dalam pendirian
Istana Gyeongbok. Bersama Benteng Hwaseong, Istana Changdeok ditetapkan
sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1997.
1. Nami Island
Para
pencinta drama korea Winter Sonata, direkomendasikan untuk datang ke
Nami Island. Pulau yang berada di wilayah Chuncheon, Gangwon-do. Jika
tidak ingin kesulitan untuk sampai di pulau tersebut ada kendaraan yang
berupa bus yang bertolak dari Insadong, Seoul, pada pukul setengah
sepuluh pagi dan kembali pukul empat sore. Harga karcis bus tersebut
untuk pulang pergi berkisar 15 ribu Won atau sekitar 120 ribu
rupiah.Untuk masuk ke pulau Nami, Para wisatawan harus membeli karcis
dengan harga 10 ribu Won. Akan tetapi untuk wisatawan mancanegara akan
mendapatkan potongan harga 2 ribu menjadi 8 ribu Won atau berkisar
64ribu rupiah.2. GyeongGi-Do
Daejanggeum
Theme Park berlokasi di kawasan GyeongGi-Do dan menjadi theme park
pertama kali yang didirikan untuk sebuah serial drama. Para fans setia
drama Jewel in the Palace diwajibkan berkunjung ke tempat ini.Harga karcis masuk tempat ini adalah 5 ribu Won (dewasa). Untuk sampai ke Daejanggeum Theme Park, Anda bisa menggunakan subway line satu dari stasiun Yangju dan berhenti di MBC Yangjoo Culture Valley.
3. Lotte World
Para
fans serial drama Meteor Garden versi Korea yaitu ‘Boys Before Flowers’
(BBF). Pertokoan pusat perbelanjaan dan wisata terbesar di Ibukota
Korea Selatan ini menjadi salah satu tempat syuting serial yang
diperankan oleh Lee Min Ho itu.Selain bisa melihat tempat syuting serial favorit, di lokasi ini Anda pun bisa berbelanja. Ada juga central hiburan khas Disneyland pada tempat tersebut. Lokasi ice skating yang berada di Lotte World juga termasuk salah satu tempat syuting serial drama ‘Stairway to Heaven’. Untuk sampai Lotte World, Anda bisa mempergunakan subway line dua dan berhenti di stasiun Jamsil.
4. N Seoul Tower
N
Seoul Tower berlokasi di atas Gunung Namsan, Seoul. Ada 2 serial
ternama yang tempat syutingnya di N Seoul Tower yaitu Boys Before
Flowers dan Princess Hours. Pada menara yang didirikan pada tahun 1969
tersebut, para wisatawan dapat menyaksikan tempat syuting saat Gu
Jun-pyo (Lee Min Ho) menunggu Jan-di. Pada waktu itu Jun-pyo memadu
kasih dengan Jan-di namun akhirnya terperangkap di gondola dalam
perjalanan ke N Seoul Tower.Jika berkeinginan berkunjung ke Teddy Bear Museum saja, Anda diharuskan membeli karcis 8 ribu Won. Tetapi jika ingin masuk ke N Seoul Tower, harga karcis adalah 14 ribu Won. Untuk sampai di tempat tersebut ada beberapa cara, pertama dengan berkendara menggunakan Seoul City Tour Bus yang beroperasi setiap 30 menit. Kedua dengan menggunakan sub way dari line tiga atau empat dan berhenti di stasiun Chungmuro. Setelah itu Anda dapat keluar menuju no. 2 dan naik menggunakan Namsan Shuttle Bus yang berada di depan Daehan cinema.
Anda juga dapat menggunakan cable car untuk sampai di N Seoul Tower. Untuk menggunakan cable car, Anda dapat naik subway line empat dan berhenti di Myeongdong exit 3. Lalu berjalan ke Hotel Pacific dalam kurun waktu kurang lebih 10 menit untuk sampai ke stasiun cable car.
5. Myeongdong
Myeongdong adalah tempat favorit wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Seoul. Di lokasi ini ada beberapa pusat perbelanjaan mulai dari merk lokal sampai merk internasional seperti H&M, GAP dan Uniqlo. Kios kosmetik Korea yang ternama seperti Etude dan Face Shop juga bisa ditemukan di sini. Beberapa jenis restoran fast food internasional seperti McDonald dan KFC juga bisa anda temukan di Myeongdong.
Di Myeongdong Kita dapat melihat tempat syuting dua serial drama yaitu Princess Hours dan Boys Before Flowers. Untuk Princess Hours, di tempat inilah Lee Shin dan Chae-gyeong berciuman. Untuk Boys Before Flowers, ada sebuah tempat makan yang dijadikan tempat syuting di sini yaitu The Farmer’s Table. Myeongdong dapat dicapai dengan subway line 4 warna biru dan berhenti di Stasiun Myengdong.
6. Dongdaemun Shopping Complex
Lokasi
selanjutnya ini sudah ternama ke seluruh penjuru Asia sebagai central
grosir barang Korea. Tempat ini dapat dengan mudah dicapai dengan
menggunakan subway line 4 warna biru turun dari stasiun Dongdaemun.
Tempat ini adalah kompleks terbesar dengan lebih dari 30.000 pertokoan
dan hebatnya semua buka hampir 24 Jam. Anda tidak perlu merasa takut
karena kita bisa membeli satuan tidak perlu membeli secara grosir.
Sebagai
pasar paling besar dan paling tua di Seoul, Namdaemun adalah kombinasi
dari pasar tradisional dan modern. Pedagang asongan di jalan menjual
barang-barang khas Korea sementara di kanan-kiri banyak penjual barang
modern. Yang dijual sangat bervariasi mulai dari barang fashion,
perkakas rumah tangga sampai dengan aksesori.8. Insadong
Di
lokasi inilah tempat yang pas untuk mencari aksesoris kerajinan khas
Korea, mulai dari Hanbok (baju khas Korea) sampai dengan Hanji (tulisan
tradisional Korea). Di pasar Insadong terdapat keramik, teh hijau ala
Korea dan beberapa jenis produk khas lainnya.
Nuansa tradisional sangat terasa di
sepanjang jalan kurang lebih tujuh ratus meter ini. Perpaduan antara
kafe dan toko di lokasi ini sedikit akan mengingatkan kita akan jalan
Seminyak di Bali. Untuk menuju ke sini tinggal menggunakan subway line 3
berwarna orange dan berhenti di stasiun Anguk.
9. Changdeokgung
Istana
Changdeok ialah istana Dinasti Joseon di Seoul. Changdeokgung berarti
“Istana Kebajikan Gemilang.Hingga saat ini, Istana ini dikagumi karena
mewarisi beberapa elemen arsitektur jaman 3 Kerajaan yang harmonis
dengan alam sekitar. Metode tersebut tidak ditemukan dalam pendirian
Istana Gyeongbok. Bersama Benteng Hwaseong, Istana Changdeok ditetapkan
sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1997.10 Masakan Korea Selatan Terlezat
Anda pecinta kuliner dan drama Korea ? hmm pastinya anda harus
mencoba beberapa masakan Korea terlezat khas negeri gingseng di bawah
ini.
Berikut adalah 10 masakan Korea terlezat :
Walau tampilannya tidak menarik, rasanya yang menawan membuat Kimchi harus ada di Korea entah itu hidangan sarapan, makan siang atau makan malam. Bagi kita orang Indonesia agak sedikit merasakan aneh ketika mencicipi. Mungkin karena hanya belum terbiasa saja.
Berikut adalah 10 masakan Korea terlezat :
1. Soondubu Jiggae
Soft Tofu Stew – 순두부 찌개
Masakan ini adalah jenis
masakan yang direbus. Ikan segar digunakan sebagai bahan utama salah
satu masakan Korea terlezat ini dengan ditambah sedikit daging
sapi, bubuk cabe, tahu sutra, dan telur. Daging sapi yang dicampurkan
lebih kepada penambah rasa masakan bukan untuk mengenyangkan perut.
Bayangkan betapa lezatnya menu ini dengan penggunaan daging sapi.
Makanan ini lebih kental dari sup, tapi lebih encer dari bubur. Kalau
dengan cara tradisional (menggunakan gerabah), Soondubu Jiggae dimasak
hanya untuk satu piring.2. Seolleongtang
Ox Bone Soup – 설렁탕
Salah satu masakan Korea
terlezat lainnya adalah Seolleongtang. Karena begitu terkenalnya, menu
ini menjadi satu-satunya menu yang sengaja disediakan salah satu
restoran. Bahan masakan ini adalah tulang sapi berupa kaki atau buntut
yang direbus. Merebusnya harus berjam-jam agar semua kalsium terlepas
sampai tulangnya berwarna putih yang khas.
Potongan daging sapi dan lobak juga menjadi campuran salah satu
masakan Korea terlezat ini. Musim dingin menjadi saat yang tepat untuk
menikmati sup ini. Bahkan agar bisa dikonsumsi selama 1 minggu, menu ini
dibuat dalam jumlah besar. Di Korea, Seolleongtang bukan hanya dimakan
saat makan malam, tapi juga untuk sarapan.3. Ddukbokkie
Rice Cake Street Food – 떡볶이
Berbagai rasa dihadirkan
dalam makanan Korea yang merupakan jajanan jalanan yang paling populer
ini. Ddukbokkie dibuat dari kue ikan, telur rebus, ditambah saus pedas
yang sedikit manis. Sebagai penawar rasa pedasnya, dihadirka kue beras
yang kenyal dan lembut.
Di kota-kota besar di Korea masakan ini sering tercium saat malam
hari. Seperti Seoul, di sana banyak pedagang yang menjajakan Ddukbokkie
dengan resep dan cita rasa sendiri.4. Dakjuk
Chicken Porridge – 닭죽
Rebusan daging ayam dalam air yang tercampur bawang merah dan bawang putih adalah bahan membuat Dakjuk. Nasi kemudian ditambahkan kedalamnya dan dimasak sampai daging ayam matang. Daging ayam dan bawang putih memperkaya rasa makanan yang seperti bubur yang sangat kental ini.5. Hoddeok
Sweet Syrupy Pancakes – 호떡
Bagi Anda pecinta rasa
manis, makanan yang mungkin wajib dicoba adalah Hoddeok. Bentuknya
seperti pancake, yang membedakan hanya cara pembuatannya yang cukup
rumit. Karena dibuat dari adonan ragi yang disiramkan campuran kayu
manis, gula merah, dan kenari. Semuanya digoreng dalam wadah berminyak.
Hoddeok sangat disukai anak-anak di Korea.
6. Yangnyeom Tongdak
Seasoned Fried Chicken – 양념통닭
Makanan ini merupakan ayam
goreng khas korea yang bila Anda mencobanya, mungkin tidak akan lagi ke
Kentucky Fried Chicken, tapi beralih ke Korean Fried Chicken. Saus
dengan rasa manis bercampur pedas adalah sensasi pertama saat Anda
menggigitnya. Setelah itu tekstur empuk daging ayam Yangnyeom Tongdak
akan terasa renyah.
7. Jap-chae
Stir Fried Noodles – 잡채
Sejarah Jap-chae berawal
dari seorang raja dan seorang juru masaknya yang pertama kali membuat
masakan ini tanpa mie. Sekarang Jap-chae populer di Korea dan negara
lain ini. Kelezatan masakan ini baru akan Anda rasakan
ketika mencicipinya. Sekarang mie merupakan elemen penting masakan ini.
Mie dibuat dari ubi jalar yang membuatnya memiliki tekstur lebih kenyal.
Mie bersama dengan berbagai sayuran yang dimasak setengah matang,
kemudian diracik dengan cara ditumis.
8. Bulgogi
Marinated Beef BBQ – 불고기
Restoran-restoran Korean BBQ biasanya selalu menampilkan menu yang mungkin paling banyak dikenal orang ini. Bulgogi terbuat dari irisan daging sapi yang dicelupkan dalam saus terbuat dari jus buah pir, bawang putih, kecap, dan lainnya. Rasanya, adalah sepotong daging lembut yang manis, gurih, dan lezat. Masakan ini juga sebagai salah satu menu favorit9. Bibimbap
Mixed Rice – 비빔밥
‘Bibim’ dalam bahasa korea berarti “campuran” dan “bap” berarti beras. Semua bahan kecuali daging disiapkan sebelumnya yang kemudian akan ditambahkan di atas nasi hangat. Setelah itu, ditambahkan daging goreng dan telur mata sapi di atasnya. Saus pedas yang terbuat dari gochujang (pasta cabai Korea) biasanya menjadi teman sajian Bibimbap.10. Kimchi
Fermented Cabbage – 김치
Seperti halnya roti atau yoghurt, Kimchi juga hidangan hasil fermentasi. Serbuk cabai, bawang putih, daun bawang, jus buah pir, merupakan campuran yang membalut makanan korea yang terbuat dari kubis ini.Walau tampilannya tidak menarik, rasanya yang menawan membuat Kimchi harus ada di Korea entah itu hidangan sarapan, makan siang atau makan malam. Bagi kita orang Indonesia agak sedikit merasakan aneh ketika mencicipi. Mungkin karena hanya belum terbiasa saja.
Senin, 02 Juli 2012
BIGBANG - Alive (Monster Edition) *Japan Version*
Track list:
01. Still Alive
02. MONSTER
03. FANTASTIC BABY
04. BLUE
05. LOVE DUST
06. FEELING
07. AIN’T NO FUN
08. BAD BOY
09. EGO
10. WINGS (D-LITE SOLO)
11. Bingle Bingle
12. Haru Haru -Japanese Version-
Pementasan Tradisional Korea, Miso

Di Korea, ada banyak pementasan permanen seperti performa non-verbal 'Nanta', martial arts 'Jump', 'Karma' yang didasarkan pada mitos pendiri Korea dan 'Bibap' yang bertema masakan Korea Bibimbap, dll. Diantaranya, 'Miso' yang dipentaskan di Gedung Teater Jeongdong adalah pementasan tradisional. Dengan demikian, 85 % penonton dikuasai oleh wisatawan asing, sehingga pementasan 'Miso' itu cukup menjadi produk budaya yang menyemarakkan arus budaya Korea sebagai pertunjukan musikal tradisional Korea.
Pementasan 'Miso' telah digelar selama 15 tahun sejak tahun 1997, maka jumlah pementasan mencapai 4.200 kali, dan 720 ribu orang penonton telah menikmatinya. Selain itu, petunjukan musikal tersebut dipentaskan di 100 kota dari 65 negara di dunia, dan sering diundang untuk dipentaskan di upacara negara seperti G20.

Gangneung Danoje Festival
Festival rakyat tertua terkenal di Korea, yakni Gangneung Danoje Festival dimulai pada tanggal 20 Juni sampai 27 Juni. Terdaftar sebagai Warisan Budaya penting Tak Berwujud Nomor 13, festival ini dianggap salah satu aset nasional yang paling berharga yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Berasal dari festival desa kuno melayani ritual perdukunan dan acara-acara yang didedikasikan untuk siklus pertanian, Danoje adalah untuk berdoa bagi panen yang kaya dan tangkapan yang berlimpah bersama perdamaian di desa dan kesehatan semua warga.
Festival ini terkenal dengan program permainan rakyat dan berbagai pertunjukan budaya menghibur termasuk mengendarai ayunan gaya lama dan mencuci rambut seseorang dengan changpo
Super Junior (6th album) - Sexy, Free & Single
Tracklist:
01. Sexy, Free & Single
02. 너로부터 (From U)
03. 걸리버 (Gulliver)
04. 언젠가는 (Someday)
05. NOW
06. Rockstar
07. 달콤씁쓸 (Bittersweet)
08. 빠삐용 (Butterfly)
09. 머문다 (Daydream)
10. 헤어지는 날 (A ‘Good’ bye)
Download
Langganan:
Komentar (Atom)























